Agnes

Suatu ketika, pada saat kekaisaran Romawi mencapai puncak kejayaannya, kaisar duduk di atas singgasananya yang tinggi dan minta dihormati seakan-akan ia dewa yang menjelma. Semua orang harus sujud di hadapannya. Siapa pun yang menolak ditangkap dan disekap di dalam penjara. Sejak jaman Santo Petrus dan Paulus, banyak orang Kristen yang tinggal di Roma. Orang Kristen tidak menggubris perintah kaisar. Mereka berkata : “Kami bersujud hanya di hadapan Tuhan. Kami tidak boleh menyembah siapapun selain Dia!”

Di antara para pembangkang itu terdapat Agnes, seorang puteri bangsawan Romawi. Gadis remaja ini baru berusia 13 tahun. Namun ia sudah berani memilih dipenjarakan dan dihukum berat daripada mengkhianati imannya. Dalam penjara, Agnes didatangi oleh beberapa pemuda sahabatkaisar. Salah seorang berkata : “Nikahlah denganku, nanti kau kuselamatkan!” Agnes dengan tegas menjawab : “Maaf, saya sudah punya kekasih. Ia mencintaiku dan saya pun mencintaiNya. Dialah Yesus Kristus !” Kata-kata Agnes ini membuat mereka sangat marah. Mereka tersinggung dan tidak mau ‘dihina’ oleh gadis ingusan ini. Maka, kemudian mereka menyusun tumpukan kayu yang tinggi. Agnes diikat di atasnya dan kayu dinyalakan. Meski terbakar, Agnes tidah mengeluh kepanasan, sehingga mereka semakin geram : Seorang pemuda menghunus pedangnya dan menancapkan di leher Agnes.

Agnes, perawan dan martir di roma meninggal pada tahun 304 ; pelindung kemurnian kaum mudi. Sering dilukiskan sedang membopong anak domba. Sebab, seperti Kristus, ia bagaikan anak domba yang patuh diseret ke tempat penyembelihan tanpa mengembik minta belas kasihan. Agnes berarti domba tersayang. Peringatan akan Santa Agnes diperingati pada tanggal 21 Januari oleh umat Katolik di seluruh penjuru bumi.

Published in: on January 29, 2009 at 2:56 pm  Comments (1)  

The URI to TrackBack this entry is: https://permana1988.wordpress.com/2009/01/29/agnes/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentLeave a comment

  1. […] (246-25 adalah teman bermain Santa Agnes. Orangtuanya yang masih kafir bekerja sebagai pelayan keluarga Agnes, bangsawan Roma yang sudah […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: